Apakah arti menjadi seorang IBU?
May 9th, 2012 § Leave a Comment
Seorang IBU pantang menyerah dan dapat berjalan berjam-jam walau dengan perut yang semakin berat hanya untuk mencari sepasang sepatu mungil.
Seorang IBU akan menarik perhatian saat memasuki ruangan dengan semerbak wangi susu menempel di pundak.
Seorang IBU mampu memasak walau dengan bantuan 2, 4, atau bahkan 6 tangan lain, tapi tetap dengan hasil sempurna.
Selera seorang IBU berbeda dari orang lain, lebih memilih sayap ayam, separuh telur goreng atau sup yang sudah dingin.
Hati seorang IBU akan menangis melihat wajah mungil yang murung, dan akan tetap menangis saat wajah mungil itu terpulas dengan damai.
Seorang IBU sangat pandai memendam rasa, tapi akan terluluh hanya dengan melihat kaki-kaki kecil yang lelah bergerak seharian menyeruak keluar dari balutan selimut.
* Untuk istriku, Nina Gartika, yang sedang mengandung anak perempuan pertama kami, Giandra Nitisara.
Anatomi Cinta
January 5th, 2011 § Leave a Comment
aku bukan diriku…
ya! semenjak cintamu menguasai aku.
harum tubuhmu, menyelinap memasuki paru-paruku,
terikat bersama oksigen dalam respiratory protein,
dan mengalir kesetiap pembuluh kapilerku.
manja suaramu, tak hanya mampu menggerakan ossicle,
tapi berdiam di cohlea dan memblokir semua suara lainnya,
hanya satu sinyal yang terkirim menuju otak, milikmu.
sentuhanmu, menguasai cerebal cortexku,
menstimulus milyaran neuron untuk menegirimkan sinyal kebahagiaan,
tersebar kesekujur jasad melalui fiber protoplamik.
cintamu, menyusun sistem pertahanan netrofil dan makrofag,
mengalir bersama leukosit didalam setiap aortaku,
memusnahkan setiap virus kedukaan dan bakteri kehampaan.
lalu, bagaimana mungkin jasad ini hidup tanpa dirimu?
Merindumu
June 8th, 2010 § Leave a Comment
Merindumu adalah hal paling menyakitkan yang dapat kurasa.
Selangkah menjauh darimu, sudah serasa melangkah beribu tahun cahaya.
Bagaimana mungkin aku meninggalkan dirimu?
Perpisahan sesaat denganmu pun sudah terlalu membunuhku.