Batu kematian

Aku adalah apapun aku adanya.
Aku akan tetap menjadi aku,
tetapi tidak lagi seperti diriku.

Dan batu-batu itu disusun,
ditegakan sebagai tanda,
tonggak dari sebuah kematian.

Hanya ini yang menjadi nisanku,
diam bagai kematian yang terpaku,
dari beribu masa lalu.

Aku kan terbang bersama angin.
Pergi menangkap asa di pagi hari.
Kini, kan aku genggam ia,
dengan kedua tangganku.

Post a Comment